Mengenai Kemasan Metalized dan Aluminium Foil

Banyak yang menduga bahwa kemasan metalized dan aluminium foil terbuat dari bahan yang sama. Hal ini karena kedua jenis kemasan ini memiliki warna silver yang hampir serupa. Namun, ternyata walau dari segi warna hampir serupa. Namun, kedua kemasan ini sangat berbeda. 

Ada begitu banyak produk di pasaran dan pasti semuanya menggunakan kemasan yang memiliki berbagai tujuan. Mulai dari keamanan, keawetan, sampai untuk kepentingan branding dari produk. Metalized dan aluminium foil termasuk jenis kemasan yang sering digunakan. 

Mengenal Kemasan Metalized dan Aluminium Foil 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa kemasan jenis metalized dan aluminium foil adalah dua kemasan yang sangat berbeda. Jasa kemasan produk pasti memberikan kategori yang berbeda untuk kedua kemasan ini. 

Walaupun dari segi tampilan keduanya memiliki banyak kesamaan. Namun, ada spesifikasi tertentu yang membuat penggunaan jenis kemasan ini berbeda. Karena itu, berikut ini akan dijelaskan lebih detail mengenai kemasan metalized dan juga kemasan aluminium foil. 

Kemasan Bahan Metalized 

Walaupun nama kemasannya bernama metalized, namun ternyata kandungan aluminium foil didalamnya jauh lebih rendah. Hal inilah yang membuat jenis kemasan ini memiliki tingkat barrier yang rendah, bahkan bisa dibilang lebih rendah dari aluminium foil sendiri. 

Jika kemasan yang dibutuhkan adalah kemasan yang dapat melindungi dari sinar matahari secara 100 persen. Maka kemasan metalized bukanlah pilihan yang tepat karena tidak bisa sepenuhnya melindungi dari sinar matahari. 

Namun, walaupun tingkat barriernya lebih rendah dari aluminium foil. Dengan pembentukan dan pengemasan yang tepat. Pengemasan dengan bahan metalized juga bisa membuat bahan bertahan cukup lama. 

Bahan ini memiliki karakteristik yang ringan dan mudah dibentuk. Hal ini membuat bahan ini sering kali dicetak sebagai standing pouch atau kemasan sachet. Selain itu, harga dari bahan metalized ini juga sangat terjangkau dibandingkan aluminium foil. 

Bahan metalized juga sangat mudah didesain dan dicetak. Hal ini yang membuat bahan ini cukup banyak peminat sebagai packaging. Karena harganya yang terjangkau dan mudah didesain. 

Packing dengan bahan metalized tidak terlalu disarankan jika ditujukan untuk produk makanan. Karena makanan masih bisa cepat basi, dan terpengaruh oleh lingkungan luar dengan cepat. 

Kemasan Bahan Aluminium Foil 

Dari segi ketahanan, aluminium foil jelas lebih baik daripada metalized. Bahannya lebih kuat dan 100 persen dapat menghalau sinar matahari dan pengaruh lingkungan pada produk yang dibungkus. Bahan ini juga cukup fleksibel dalam pembentukannya. 

Aluminium foil biasanya digunakan untuk pembungkus plastik atau dibentuk sebagai kaleng. Karena ketahanan dan keamanan yang maksimal, bahan kemasan ini sangat ideal untuk digunakan mengemas produk makanan. 

Karena keamanan produk makanan akan lebih terjamin dibandingkan dengan kemasan produk metalized. Namun, perlu diketahui juga dengan keamanan yang lebih tinggi, membuat kemasan jenis ini memiliki harga produksi yang jauh lebih mahal. 

Bahan metalized dan aluminium foil memang sama-sama memiliki warna silver. Namun, warna silver pada bahan metalized cenderung lebih terang dan reflektif. Sedangkan, pada aluminium foil warna silver lebih gelap dan kadang tidak terlalu reflektif. 

Jadi, para pembeli bisa lebih memudahkan untuk membedakan kemasan metalized dan aluminium foil dari aspek warnanya ini. Kemudian, menyesuaikan kemasan yang tepat untuk produknya. 

Itulah informasi mengenai kemasan metalized dan aluminium foil. Sekarang para pembaca sudah tahu walaupun warnanya hampir sama. Keduanya, adalah jenis kemasan yang berbeda. 

Posting Komentar untuk "Mengenai Kemasan Metalized dan Aluminium Foil"